Hari ini warga masyarakat dusun Sidorejo yang lahan pertaniannya terdampak banjir bandang maupun tidak terdampak bersama-sama melakukan kegiatan awal tanggap bencana yaitu dengan melakukan pematokan menggunakan alat sederhana yaitu bambu. Mereka bergotong royong menebang bambu kemudian dikumpulkan secara bersama-sama yang kemudian dibuat menjadi patok. Meskipun ini tidak sepenuhnya bisa menanggulangi bencana namun setidaknya mengurangi debit air sungai yang masuk ke lahan pertanian. Disisi lain dari pemerintah desa Gayuhan sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait guna memeperoleh bantuan zak dan juga alat berat untuk memperbaiki tanggul pertanian yang rusak tersebut. Kita berharap semoga segera direalisasi oleh pihak terkait.